Article

 

TDS Meter TDS19

25 April 2022

Total Dissolved Solids (TDS) meter digunakan untuk mengukur berat total semua padatan (mineral, garam atau logam) yang dilarutkan dalam sejumlah volume air, dinyatakan dalam miligram per liter (mg/L) atau part per million (PPM).

Kandungan total padatan pada umumnya dalam bentuk garam anorganik. Total padatan yang terlarut di dalam air berupa natrium klorida, kalsium bikarbonat, kalsium sulfat dan magnesium bikarbonat. Umumnya apabila terjadi peningkatan TDS dalam air akan menyebabkan kesadahan dalam air juga meningkat.

Konsentrasi dari TDS yang terionisasi dalam suatu zat cair dapat mempengaruhi konduktivitas listrik sebuah zat cari. Kandungan TDS dalam air biasanya disebabkan karena adanya bahan anorganik berupa ion-ion yang umum dijumpai di perairan. Sebagai contoh air buangan sering mengandung molekul sabun, deterjen dan surfaktan yang larut air, misalnya pada air buangan rumah tangga dan industri pencucian. Padatan yang terdapat di perairan diklasifikasikan berdasarkan ukuran diameter partikel seperti:

No

Klasifikasi Padatan

Ukuran Diameter (µm)

Ukuran Diameter (mm)

1

Padatan Terlarut

< 0,001

< 0,000001

2

Koloid

0,001-1

0,000001 - 0,001

3

Padatan Tersuspensi

> 1

> 0,001

Kandungan TDS yang tinggi memiliki dampak negatif terhadap lingkungan, dimana pada daerah resapan air TDS akan perlahan menutupi pori-pori dari resapan tanah. Selain itu pada perairan kandungan TDS yang tinggi dapat mengurangi penetrasi (penembusan) sinar matahari ke dalam air dan menghambat regenerasi oksigen serta fotosintesis makhluk hidup di perairan. Tanpa kita sadari dampak berbahaya TDS tinggi yang masuk ke tubuh akan menyebabkan terjadinya akumulasi garam-garam terlarut pada organ ginjal. Apabila akumulasi tersebut berlangsung secara terus menerus dapat mengganggu fungsi fisiologis dari organ ginjal bahkan menyebabkan batu ginjal.

Oleh karena dampak bahaya dari tingginya kandungan TDS terhadap lingkungan dan kesehatan, dewasa ini telah dikembangkan teknologi kombinasi proses reverse osmosis dan ion exchange (softener). Pada dasarnya softener sebagai ion exchange dibagi menjadi dua yaitu ion kation dan anion yang nanti akan mengikat ion terlarut sesuai dengan muatan pada badan air, sedangkan pada proses reverse osmosis sisa-sisa TDS yang mungkin masih lolos akan tertahan oleh sebuah membran semipermiabel dengan ukuran pori mencapai 0,0001 mikron. Air keluaran dari kombinasi kedua teknologi tersebut biasanya memiliki kandungan TDS yang aman atau telah dibawah mutu baku standart dari air sebagai air baku yang digunakan untuk keperluan sehari-hari.

menurut WHO, berdasarkan penelitian lanjutan, sebaiknya air yang kita konsumsi memiliki TDS di atas 100 ppm atau mg/l. Kalau TDS di bawah 100 ppm, masih aman juga untuk diminum hanya saja kurang bervitamin

Article Lainnya

Mengenal Kegunaan TDS Meter

PH Meter

Cara Kerja Vibration Meter

Kami hadir untuk memberikan pelayanan terbaik!

PT. Graphic Control sebagai distributor tunggal merk IRtek & Constant , siap melayani anda para agen distributor produk elektronik - mekanikal dan anda para pengusaha yang memerlukan solusi cerdas untuk meningkatkan efisiensi usaha anda.

Hotline

08221945255

Email

sales@graphiccontrol.co.id
Click here for online inquiry

Head Office

Ruko Darmo Galeria Center. Jl. Mayjen Sungkono B-9, Surabaya 60224
View on google map